Berita

Tetap Terhubung Dengan Kami

Berita

Buletin April 2026

Hutan Indonesia tak sekadar lanskap hijau, melainkan amanah iman dan masa depan bangsa. Ketika ia rusak, yang runtuh bukan hanya alam, tetapi nurani kita.

Kita sering mengira krisis lingkungan adalah soal data, grafik, dan target kebijakan. Padahal, ada suara lain yang lebih hening tetapi jauh lebih mendesak: suara tanah yang retak, sungai yang mengering, dan udara yang makin sesak dihirup anak-anak kita. Panggilan itu tidak lahir dari ruang rapat, melainkan dari alam yang meminta dirawat.

Read More »
Berita

IRI Indonesia Perkuat Strategi Lintas Iman Jaga Hutan Tropis di Fase ke-3 “No Forest No Future”

Memasuki fase ketiga, IRI Indonesia menempatkan perlindungan hutan tropis sebagai isu lintas sektor yang berkaitan langsung dengan keadilan sosial, tata kelola sumber daya alam, dan keberlanjutan pembangunan nasional.

Pendekatan tersebut menegaskan bahwa isu kehutanan bukan sekadar persoalan lingkungan, melainkan menyentuh dimensi kemanusiaan dan masa depan generasi mendatang.

Read More »
Berita

Suara Moral Keagamaan dalam Jalan Panjang RUU Masyarakat Adat

Lebih dari 16 tahun sejak pertama kali masuk dalam Program Legislasi Nasional DPR, Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat belum juga menemukan ujungnya. Di tengah permainan  kepentingan politik dan ekonomi, regulasi yang seharusnya menjadi payung perlindungan bagi masyarakat adat justru terus tertunda, sementara kerusakan lingkungan dan konflik agraria berlangsung tanpa jeda.

Read More »
Berita

Dialog IRI bersama MATAKIN Bahas Penguatan Peran Umat Khonghucu dalam Isu Penjagaan Lingkungan dan Hutan Tropis

Dalam diskusi, MATAKIN menegaskan bahwa keterlibatan umat Khonghucu dalam isu lingkungan perlu dibangun secara bertahap dan berbasis nilai bakti kepada Tuhan, alam, dan sesama. Selama ini, nilai tersebut masih banyak disampaikan sebagai imbauan moral di rumah-rumah ibadah dan belum terimplementasi secara luas dalam program nyata. Oleh karena itu, MATAKIN menilai pentingnya model kerja yang aplikatif agar umat memiliki rujukan konkret untuk berkontribusi.

Read More »